oleh

Konsulidasi, Evaluasi Pengurus dan Pilih Ketum DPP, HKSL Gelar Mubes ke 1 di MAN 1 Bandar Lampung 

 

Beritakreatif.com, Bandar Lampung – Himpunan Keluarga Semende Lembak (HKSL) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 tahun 2026.

Acara tersebut di gelar di Aula MAN 1 komplek MAN 1 Bandar Lampung pada, Minggu (18/10/2026).

Dalam muswarah tersebut hadir sekitar 300 peserta terdiri, peserta penuh dan peserta peninjau.

Peserta penuh ditetapkan melalui SK pengurus HKSL periode berjalan.

Kemudian, peserta peninjau terdiri seluruh anggota HKSL yang terdata dalam keanggotaan dan mendapatkan undangan dari panitia Mubes ke-1.

Mubes ke-1 HKSL menurut ketua pelaksana, Realisasi, SH menyebut musyawarah yang dilaksanakan bertujuan menyatukan visi-misi organisasi dan AD-ART, serta menyerap usulan-usulan program kerja dari masing-masing bidang.

Selain, itu pada kesempatan yang sama juga di lakukan evaluasi kinerja kepengurusan yang lama tahun 2022-2026 serta evaluasi terhadap Laporan Pertanggung Jawaba (LPJ) pengurus sebelumnya, membahas dan meninjau dan menyempurnakan ADART HKSL, memilih dan menetapkan ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta pengurusan baru untuk masa bkhakti selanjutnya.

Ketum DPP, kata Real, teknisnya  dilakukan dengan cara pemilihan. “Dimana setiap kecamatan memilih salah satu calon ketua. Agar kemudian membentuk kepengurusan baru di periode selanjutnya,” jelas dia.

–HKSL Siap Bersinergi Dengan Pemerintah 

Organisasi di bawah naungan Himpunan Keluarga Semende Lembak, menurut Real, siap bersinergi dengan pemerintah. “Saling membantu, dalam bidang pendidikan, olah raga, kesenian, kesehatan, budaya dan bidang lain. Khususnya di Bandar Lampung dan umumnya di seluruh Nusantara, terlebih di kampung asal, kami siap bersinergi,” katanya.

Terkait kepengurusan, saat ini sudah ada 7 kecamatan dan sekitar 300 an peserta yang aktif di HKSL.

–Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM Membuka Acara Mubes ke-1 HKSL

Sebelumnya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr. Imam Ghozali, membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) I Himpunan Keluarga Semende Lembak (HKSL) Provinsi Lampung tahun 2026.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh dr. Imam Ghozali, Gubernur Lampung menyampaikan beberapa amanat penting kepada seluruh pengurus dan anggota HKSL.

–Konsolidasi & Regenerasi Organisasi 

Mubes I ini menurut Imam Ghozali,  menjadi momentum strategis bagi keluarga besar Semende Lembak untuk memperkuat struktur internal, mengevaluasi program, serta memilih kepengurusan baru yang solid.

–Pelestarian Adat Budaya: 

Imam Ghozali, juga, menekankan pentingnya peran HKSL dalam menjaga, merawat, dan melestarikan kekayaan nilai-nilai adat serta kebudayaan Semende Lembak di tengah perkembangan zaman.

Sinergi Pembangunan Daerah: Dimomen yang sama, Imam Ghozali juga mengajak seluruh tokoh masyarakat dan pemuda Semende Lembak di Provinsi Lampung untuk terus bersinergi, berkontribusi nyata, dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah di berbagai bidang seperti sosial, keagamaan, serta peningkatan kualitas SDM.

”Pembangunan daerah, sebagaimana ditekankan dalam pesan tersebut, tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memerlukan penguatan modal sosial, solidaritas masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” kata Imam Ghozali.

Karena itu, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun partisipasi publik, menjaga harmoni sosial, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Mantan Direktur Utama RSUDAM Provinsi Lampung ini menjelaskan, pelestarian adat dan budaya Semende Lembak menjadi bagian penting dari upaya menjaga identitas kultural sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi berikutnya.

”Melalui kegiatan kebudayaan, pembinaan generasi muda, aktivitas sosial, dan penguatan kehidupan keagamaan, HKSL diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Imam.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan HKSL serta mendorong sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan berkembang melalui program pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, kegiatan sosial, dan berbagai inisiatif yang mendukung pembangunan Lampung secara inklusif dan berkelanjutan.

Hadir dalam acara tersebut, selain para tokoh Semende, terlihat juga sejumlah mantan politisi dan pejabat Unila, Prof Bujang Rahman, Ir. Parsah Jamseri dan mantan ketua DPRD Tanggamus Alhajar Sahyan. (*/Zul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *