oleh

2.671 Atlet Ikuti Walikota Cup: Eva Dwiana Dorong Pembinaan Akuatik Bandar Lampung

Beritakreatif.com,  Bandar Lampung – Kejuaraan Renang Wali Kota Bandar Lampung Cup 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat pembinaan olahraga akuatik di Kota Bandar Lampung. Ajang ini diikuti sebanyak 2.671 atlet dan menjadi kesempatan bagi para perenang untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terhadap pengembangan olahraga akuatik, khususnya dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

Menurutnya, para atlet yang berhasil meraih juara harus terus meningkatkan kemampuan dan semangat berlatih. Prestasi yang diraih dalam kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengikuti kompetisi yang lebih besar.

Ia juga mendorong agar pembinaan atlet renang dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui satu kejuaraan, tetapi dengan menghadirkan lebih banyak kompetisi sebagai wadah untuk mengasah kemampuan atlet.

“Makanya kita harus semangat. Anak-anak yang berprestasi, terutama yang meraih juara, harus terus dibina agar bisa melangkah ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga akuatik. Dengan pembinaan yang konsisten, diharapkan semakin banyak atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah.

Tidak hanya itu, ia juga memberi hadiah untuk Juara Atlet Bandar Lampung Prestasi Nasional Kepada Ketua Putra terbaik Lampung Memberikan Hadiah Umroh, dan Langsung membuka acara Walikota Cup Bandar Lampung Tahun 2026.

Sementara itu, Technical Delegate Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI), Herdiatna, menilai kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan akuatik di Kota Bandar Lampung cukup baik.

Ia menjelaskan, kejuaraan kali ini menerapkan formula perwasitan baru dengan sistem ABC yang sebelumnya telah digunakan dalam ajang kompetisi lainnya. Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menurutnya, meskipun sistem baru tersebut baru mulai diterapkan, para petugas pertandingan dinilai mampu beradaptasi dengan cukup baik.

“Alhamdulillah, baru mulai kemarin, teman-teman sudah cukup bagus. Artinya, sumber daya manusia perwasitan di Kota Bandar Lampung ini saya nilai cukup baik, termasuk untuk menghadapi event-event yang lebih besar,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Pelaksana Wali Kota Bandar Lampung Cup 2026, Yudha Al Hadjid, mengaku bangga atas antusiasme peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut.

Dengan jumlah peserta mencapai 2.671 atlet, penyelenggaraan tahun ini dinilai menjadi pengalaman besar bagi perkembangan olahraga akuatik di Lampung. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi panitia dan perangkat pertandingan dalam menerapkan regulasi nasional.

Ia mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan harus terus dievaluasi dan ditingkatkan, baik dari sisi teknis pertandingan maupun pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.

Ia berharap, melalui kompetisi yang semakin berkualitas, minat masyarakat terhadap olahraga renang semakin meningkat. Hal tersebut dinilai penting untuk mendorong pembinaan atlet sejak usia dini sekaligus menjadikan renang sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

“Harapan kita, kejuaraan ini bisa meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mencintai olahraga renang. Pembinaan harus terus berjalan agar semakin banyak atlet berprestasi yang lahir dari Lampung,” ujarnya.

Kejuaraan Wali Kota Bandar Lampung Cup 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan olahraga akuatik yang lebih profesional, berkelanjutan, dan mampu membawa atlet-atlet Lampung bersaing di tingkat nasional.(WB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed