Berita Kreatif,
Muara Enim ,- Dialog ringan sembari menikmati secangkir kopi yang disuguhkan Kedai Bakso Tiga Dara Kota Prabumulih Sumatera Selatan semakin mengantarkan kami pada diskusi yang semakin seru.
Dialog sederhana di sebuah kedai kopi kecil sesungguhnya adalah cermin besar tentang bagaimana masyarakat desa memandang dunia di sekelilingnya. Obrolan ringan yang diselingi tawa dan celetuk “Siapa yang harus bayar?” justru menghadirkan kedalaman: bahwa di balik kesederhanaan, tersimpan kejujuran, keberanian, sekaligus harapan.
Bagaimana Pandangan Pekerja Jurnalis Atas Renstra Kabupaten Muara Enim
– Dalam rumusan perencanaan
komprehensif tentang bagaimana Pemerintah Kabupaten
mencapai tujuan dan sasaran RPJMD Tahun berjalan yang diharapkan akan diimplementasikan dengan efektif
dan efisien. Dengan pendekatan yang komprehensif, strategi juga dapat
digunakan sebagai sarana untuk melakukan tranformasi, reformasi, dan
perbaikan kinerja birokrasi. Perencanaan strategis tidak saja
mengagendakan aktivitas pembangunan, tetapi juga segala program yang
mendukung dan menciptakan layanan masyarakat tersebut dapat
dilakukan dengan baik, termasuk di dalamnya upaya memperbaiki kinerja
dan kapasitas birokrasi, sistem manajemen, dan pemanfaatan teknologi
informasi.
Salah satu wacana ringan adalah Bunga Desa yang merupakan platform dari Bupati Ngantor Di Desa.
Sebagai salah satu kearifan lokal berupa terjalinnya komunikasi verbal antara pemerintah kabupaten dengan masyarakat secara langsung.
Lalu pertanyaannya, sudah Sejauh mana keberanian masyarakat untuk membuka ruang komunikasi yang selama ini diharapkan bisa diterima oleh pemerintah secara langsung.
Atau bahkan konfigurasi pertanyaan yang sedemikian rupa agar wacana yang disampaikan menjadi ” Datar”
Sulit untuk memetakan geopolitik tingkat desa mengingat struktur bahasa yang disampaikan akan terbungkus dengan rapi dalam kaidah kebanggaan dan kebersamaan disaat perhelatan acara dilaksanakan.
Bagaimana Peran Media Untuk Mengevaluasi Peran Strategis Pemerintah kabupaten
Peran strategis adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan
dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah
aktivitas dalam kurun periode waktu tertentu. Strategi merupakan
langkah-langkah yang berisikan program-program indikatif untuk
mewujudkan visi dan misi. Strategi harus dijadikan salah satu rujukan
penting dalam perencanaan pembangunan daerah (strategy focussed-
management). Rumusan strategi berupa pernyataan yang menjelaskan
bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai yang selanjutnya diperjelas
dengan serangkaian arah kebijakan.
Arah kebijakan adalah rangkaian prioritas kerja yang menjadi
pedoman dan dasar rencana untuk pelaksanaan yang akan dicapai pada
sebuah periode. Arah kebijakan yang sudah dirumuskan menjadi sebuah
pedoman dimaksudkan untuk mengarahkan strategi dan implementasi
pembangunan agar lebih sinergi dan berkesinambungan dalam mencapai
target sasaran selama periode 5 (lima) tahun, dengan demikian diharapan
memberikan output hasil pembangunan yang lebih optimal. Rumusan
arah kebijakan merasionalkan pilihan strategi agar memiliki fokus dan
sesuai dengan pengaturan pelaksanaannya.
Timbul pertanyaan baru, Sudah sedemikian elok kah realisasi peran strategis yang dimaksud?
Berbagai isu dan sebagian kelompok meskipun tidak bisa diklasifikasikan sebagai minoritas namun sudah mencuat.
Menyikapi aksi damai DPRD Kabupaten Muara Enim dan juga isu ABT dan mekanisme yang digadang gadang bisa menjadi serapan dan pemberdayaan elemen masyarakat sehingga bisa bersama sama dilibatkan secara aktif dalam membangun kabupaten Muara Enim.
Tapi kami yakin seperti kutipan dari Filosopi Francis terkenal dan peraih Nobel 1944,Albert Camus.
” Terkadang jabatan lebih penting dari harga sebuah kejujuran dan loyalitas akan mengalahkan azas suatu kepentingan.
Sementara itu,Mereka yang mempertanyakan dan menggugat bahkan menolak untuk lupa akan dianggap sebagai bagian dari analogi penolakan itu sendiri.
Karena ketika keyakinan datang bahwa inspirasi lahir dari cara pandang. Ketika paradigma dibangun dengan keterbukaan, kejujuran, dan harapan, maka inspirasi akan menemukan jalannya untuk terus mengalir. Ia tidak hadir sebagai paradoks yang membingungkan, tetapi sebagai penuntun yang menyatukan gagasan dan tindakan.
Dan kami menyadari bahwa sebenarnya masyarakat tidak butuh pemimpin yang sempurna namun kami yakin bahwa masyarakat lebih butuh pemimpin yang jujur.
Dan kejujuran tidak memerlukan panggung namun hanya membutuhkan KEBERANIAN.
Salam Sejawat
Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan
marsidi364@gmail.com











Komentar