Berita Kreatif, Lampung Utara

Geger, warga Desa Kebon Dalam Kecamatan Abung Tinggi dikagetkan oleh tindakan Hawati, isteri Kades lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap mantan istri suaminya sendiri bernama Sulyana, pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kejadian bermula ketika Sulyana dan temannya sedang menuju ke ladang, namun di tengah jalan, Hawati menyerangnya secara tiba-tiba dan melakukan kekerasan.
Menurut Sulyana, mantan istri Kades, motif penganiayaan diduga karena cemburu atas nafkah yang diberikan suaminya kepada anak mereka. “Saya sudah diceraikan oleh suami saya, tapi istri barunya masih cemburu dan menyerang saya. Saya tidak bisa keluar rumah karena trauma dan takut,” kata Sulyana saat diwawancarai.

Karena merasa takut dan trauma Sulyana melaporkan kejadian ke Polsek Abung Tinggi, meminta keadilan. “Saya minta keadilan dan pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya, saya tidak ingin ada yang main hakim sendiri,” ujar, Sulyana.
Sementara itu, Kades Sailin, suami Hawati, belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar tentang kejadian ini. Namun, sumber yang dekat dengan keluarga Kades mengatakan bahwa Hawati merasa tertekan karena suaminya masih memberikan nafkah kepada anak dari pernikahan sebelumnya.
Terpisah, Polsek Abung Tinggi masih melakukan penyelidikan dan meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. “Kami akan memproses pengaduan Sulyana dan memberikan keadilan yang seadilnya,” ujar Kapolsek Abung Tinggi.
Sementara, masyarakat meminta agar pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya. “Kita harus melindungi hak-hak perempuan dan anak, tidak ada tempat untuk kekerasan,” kata salah satu masyarakat. (Anton)






Komentar