
Berita Kreatif, Bandar Lampung
Empat orang siswi SDN 3 Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung menjadi peserta Karnaval dan Muhibah Seni Multikultural Dies Natalis ke-58, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung yang digelar di Rumah Adat FKIP Unila, Rabu (11/2/2026).
Keempatnya yaitu, Risda Kartini, Keisha Anindita, Kailes Agestecia, Putri Mariam.

Kepala sekolah SDN 3 Labuhan Ratu Raya, Maranantia Sukotjo menjelaskan, keikutsertaan murid dalam ajang karnaval tersebut atas permintaan dari pihak fakultas, melalui surat resmi yang ditujukan kepada Kepala SDN 3 Labuhan Ratu untuk menugaskan peserta didik ikut serta pada kegiatan tersebut.
“Karena kami pihak sekolah bermitra dengan FKIP Unila maka kami utus. Kebetulan memang anak-anak kami ini adalah siswa berprestasi di bidang seni tari, khususnya bidang Non Akademik,” kata Maranantia, melalui sambungan telpon WhatApp.

Dia menyebut, tidak saja pada Karnaval FKIP Unila, ke empat siswa kami tersebut juga telah mengikuti beberakali lomba seni tari di berbagai ajang perlombaan. “Bahkan tingkat kabupaten kota se Lampung. Dan Alhamdulilaah dapat juara,” ujarnya.
Khusus, di acara Karnaval sambung Maranantia, selain mendapatkan apresiasi dari Dekan FKIP Dr. Albet Maydiantoro dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Sunyono.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Lampung Prof. Ir. Lusmeilia Afriani juga memberikan apresiasi dan dukungan terhadap ada didik kami. “Alhamdulillah dapat plakat sebagai bentuk apresiasi keterwakilan anak-anak yang ikut menyukseskan acara tersebut,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-58. Acara yang berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026 ini dipusatkan di Aula K FKIP Unila dan dihadiri oleh ratusan peserta, baik secara luring maupun daring melalui platform Zoom dan YouTube.
Pembukaan dan Sambutan Hangat
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., yang mewakili Rektor Unila. Dalam sambutannya, Prof. Sunyono menekankan pentingnya mencetak pendidik profesional yang memiliki integritas dan komitmen kebangsaan yang kuat.
“Tema ‘Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pendidikan yang Transformatif, Integratif, dan Berdampak Global’ sangat relevan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional saat ini,” ujar Prof. Sunyono.
Beliau juga mengapresiasi dedikasi FKIP dalam memperkuat Tridarma Perguruan Tinggi.
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., dalam sambutannya berharap kegiatan ini mampu membangun ruang diskusi konstruktif serta memperluas jejaring akademik guna memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan berkelanjutan.
Ketua Pelaksana Seminar, Dr. Dina Maulina, M.Si., melaporkan bahwa agenda ini dibagi menjadi dua sesi utama: sesi pemaparan materi oleh narasumber utama dan sesi paralel. Dua pakar pendidikan dihadirkan sebagai pembicara kunci:
Prof. Dr. Sutrisna Wibawa: Mengangkat topik “Mewujudkan Pendidikan yang Transformatif, Integratif, dan Berdampak Global: Pendekatan Filsafat Pendidikan”.
Prof. Siti Nurbayani Kusumaningsih: Memaparkan materi mengenai “Kampus Berdaya Saing Global: Sinergi dalam Menjawab Tantangan Abad ke-21.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan puluhan pemakalah yang berasal dari berbagai instansi bergengsi di Indonesia, antara lain Universitas Khairun, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, STAI Sabili Bandung, Universitas Negeri Medan, Universitas Andalas, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Riau, Universitas Garut, Universitas Sebelas Maret (UNS), hingga IAIN Pontianak. (Ijul/dbs)





Komentar