Berita Kreatif, Lampung Utara
Menindaklanjuti persoalan perbaikan ambrolnya / erosi tanah di sisi gorong – gorong jaringan irigasi Way Bumi Agung BBA.4, di Desa Sri Jaya Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara yang diduga perbaikan tersebut asal-asalan alias asal jadi,” kata warga selaku pengguna air, pada Senin (2/2/2026).
Warga setempat mengungkapkan di dalam perbaikan erosinya / jebolnya tanah bagian gorong – gorong satuan jaringan irigasi Way Bumi Agung BBA.4.
“Kami duga asal-asalan, bukan berarti tanpa alasan, karena mereka hanya sekedar menutup lobang itu dari luar sementara di bagian bawah saluran irigasi sudah membentuk gua, yang di perkirakan mobil minibus sudah bisa masuk di dalam,” ungkap beberapa warga kepada media ini.
Warga juga menuturkan, mereka menyaksikan langsung di bawah cor beton saluran irigasi sudah berbentuk gua besar, ketika ini hanya diperbaiki di luar saja, maka mereka meyakini tidak akan dalam waktu lama pasti tererosi lagi.
“Maka tidak ada kata kecuali, kami sebagai masyarakat penerima manfaat tidak terima perbaikan asal-asalan dan harus diperbaiki secara menyeluruh kami anggap bangunan ini gagal,” tutur warga yang namanya tidak bisa disebutkan identitasnya dalam pemberitaan ini.
Warga menambahkan, keadaan untuk saat ini memang belum berdampak pada bagian struktur bangunan irigasi, tetapiĀ yakin, tidak menutup kemukiman struktur bagian bangunan irigasi ini akan tergerus dan akan tidak lama ambruk.
Kekhawatiran warga pasca perbaikan erosi tanah jaringan irigasi Way Bumi Agung BBA. 4, tentunya harus menjadi perhatian serius, oleh semua stakeholder, terkhusus Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan APH untuk dapat menelisik proyek rehabilitasi jaringan irigasi Way Bumi Agung tersebut yang dapat disinyalir merugikan keuangan negara.
Dikutip dari pemberitaan media, Miftahudin, selaku pelaksana di lapangan menegaskan penanganan dan perbaikan tergerus tanah gorong-gorong sudah dilakukan perbaikan oleh penyedia jasa PT Bajasa Menunggal Sejati (BMS).
“Ia mengatakan tidak ada kerusakan di struktur bangunan irigasi, untuk saat ini air berjalan normal,” katanya. (*)







Komentar