
Kemendagri Dorong Integrasi Data Kendaraan Nasional
Beritakreativ.com, Bandar Lampung – Kota Bandar Lampung dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat se-Indonesia Tahun 2026 yang mempertemukan para pemangku kepentingan pelayanan pajak kendaraan bermotor dari seluruh Indonesia. Forum yang digelar di Hotel Novotel Bandar Lampung, Selasa (14/7/2026), menjadi ajang memperkuat sinergi sekaligus merumuskan strategi peningkatan pendapatan daerah melalui pembenahan sistem administrasi kendaraan bermotor.
Rakornas tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Korlantas Polri, PT Jasa Raharja, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) provinsi, kepala Samsat, hingga jajaran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari berbagai provinsi.
Salah satu isu utama yang mengemuka dalam forum nasional itu adalah pentingnya membangun sistem basis data kendaraan bermotor yang terintegrasi secara nasional.
Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Narutomo, menilai integrasi data menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akurasi penerimaan pajak daerah.
Menurut Teguh, hingga saat ini masih terdapat ketidaksinkronan data antarlembaga yang berpotensi menghambat optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Sudah saatnya kita memiliki database bersama. Sangat ironis jika Samsat yang telah berdiri puluhan tahun masih belum memiliki basis data yang benar-benar terintegrasi. Melalui sinergi ini kita dapat memproyeksikan penerimaan PKB dan BBNKB secara lebih signifikan berdasarkan data potensi yang valid,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, kehadiran pusat data bersama (data center) akan menjadi fondasi penting dalam transformasi pelayanan Samsat di masa depan.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, sistem tersebut juga diyakini mampu mendukung penyusunan kebijakan fiskal yang lebih tepat sasaran karena didasarkan pada data yang akurat dan terbarukan.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri kepada Kota Bandar Lampung sebagai penyelenggara Rakornas Samsat 2026.
Menurutnya, forum berskala nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah dalam meningkatkan tata kelola pendapatan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Eva juga memaparkan kinerja fiskal Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya dari sektor opsen pajak kendaraan. Sepanjang tahun 2025, realisasi penerimaan opsen PKB dan opsen BBNKB tercatat mencapai Rp232,14 miliar.
Dari jumlah tersebut, penerimaan opsen PKB menyumbang Rp163,57 miliar atau sekitar 70,46 persen, sedangkan opsen BBNKB mencapai Rp68,34 miliar atau 29,44 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor kendaraan bermotor masih menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah yang perlu terus dioptimalkan melalui pembaruan sistem dan penguatan sinergi antarlembaga.
Rakornas Samsat 2026 diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat digitalisasi layanan, integrasi data nasional, serta meningkatkan efektivitas pemungutan pajak kendaraan bermotor guna mendukung kemandirian fiskal daerah di seluruh Indonesia.(Jim/*)






Komentar